Sensasi Istimewa Kopi Luwak Liar Sipirok Sialaman

21.45

Salah satu sentra terbaik kopi Arabika di Sumatera kini berada di di Desa Sialaman kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Kawasan seluas 80 ha ini merupakan zona penyangga yang memisahkan kawasan masyarakat dengan Cagar Alam Sibual Buali. Perkebunan kopi yang dikelola masyarakat ini terletak di ketinggian 1200-1300%meter dpl. Untuk menuju lokasi, dari Medan bisa menggunakan jalur udara menuju Sibolga lalu disambung dengan menggunakan transportasi darat selama 3 jam. Atau ada juga alternatif lain dengan menggunakan jalur udara ke bandara terdekat di Aek Godang. Dari sini, masih diiperlukan waktu tempuh satu jam untuk mencapai Sipirok.

Kopi daerah Sialaman terkenal sebagai sumber dari jenis kopi Arabika terbaik. Apalagi kopi luwak liar alam yang didapat dari fermentasi hewan Luwak yang dalam bahasa setempat disebut Bintorung atau Botar Pobi. Kopi yang dihasilkan dari Sialaman memiliki karakter yang khas, aroma taste body dan after taste yang unik. Tidak seperti biji Arabika lainnya yang cenderung memiliki keasaman yang tinggi, kopi luwak liar memiliki rasa yang lebih manis karena asam yang dikandungnya telah difermentasi dalam tubuh luwak. Aroma dari kopi luwak terkdang dipengaruhi oleh jenis pakan lain yang dikonsumsi oleh Luwak. Beberapa tanaman yang disukai oleh Luwak liar adalah terong belanda, buah huta ceri, kakao, dan aren (nira).

Di kawasan ini diperkirakan terdapat 20-30 ekor luwak yang berkeliaran di radius 10 km dari perbatasan Cagar Alam Sibual Buali hingga kebun milik petani. Biasanya luwak masuk ke dalam kawasan pada waktu sore hari. Sebelum ada sosialisasi dan pendampingan pada masyarakat mengenai pentingnya luwak dalam keseimbangan alam, masyarakat biasanya memburu hewan pemakan buah ini. Luwak dijerat untuk dijual ke agen-agen pengepul di Medan. Namun setelah petani menyadari potensi kopi luwak, kini luwak tak lagi diburu. Malah warga dengan kesadaran membiarkannya berkeliaran.

Hasil biji kopi luwak liar alam yang bisa dikumpulkan kelompok perbulan mencapai 60-80 kg green bean. Sampai saat ini pemesanan kopi teah menyebar ke mancanegara seperti Jerman, Korea, Hongkong, Singapura, Afrika Selatan dan Turki berbagai Negara di dunia. Pengiriman dilakukan lewat jasa layanan kurir atau menggunakan DHL untuk pasar ekspor. Untuk menjaga kesegaran dan mutu kopi, kepada para petani dinstruksikan bahwa kopi tidak akan dikupas dari gabahnya sebelum ada kepastian pemesanan, karena saat ini masyarakat belum memiliki tempat khusus peyimpanan tempat green bean. Kopi yang dijual dari Sialaman dijamin 100 persen berasal dari Luwak liar. Walaupun permintaan kopi cenderung meningkat, para petani kopi memastikan tidak akan membuat penangkaran untuk luwak, karena mereka tetap ingin menjaga kualitas. Masyarakat senang karena harga kopi luwak liar asli cukup tinggi di pasaran. Nilainya bisa 5-7 kali lipat dari kopi biasa.

Untuk Pemesan Green Bean / Roasted Bean Kopi Luwak Liar Sipirok ini dapat menghubungi
Whatsapp : 085270040030 / Email : isdarmady@gmail.com

Artikel Menarik Lainnya

0 komentar

Like us Facebook

Ikuti Saya