Creed (2015) Review dan Sinopsis

22.36

IMDB Rating : 7.7 Metascore : 82/100 RottenTomatoes : 94% demammalam rating : A Genre :  Drama, Sport Director : Ryan Coogler Writter : Ryan Coogler, Aaron Covington Stars : Michael B. Jordan, Sylvester Stallone, Tessa Thompson Country : USA Language : English Release Date : 25 November 2015 (USA), Filming Locations : USA & Canada Runtime : 133 minutes. Budget : $35.000.000,-  Color : Color Rate : PG-13.  Production Co. Warner Bros. Nominated For 1 Oscar (Best Supporting Actor)

Sinopsis
Adonis (Michael B. Jordan), anak dari legenda tinju Apollo Creed, mencoba membangun karirnya sebagai petinju profesional meninggalkan karir dan jabatan di pekerjaannya yang mapan, bersama Rocky Balboa (Sylvester Stallone) sebagai mentornya mempersiapkan diri menuju kerasnya dan provokatifnya dunia tinju dunia.

Review

Creed, bisa dikatakan sebagai spin-offnya film Rocky, dengan kata lain sudah ada 7 film seri Rocky selama ini. Rocky (1976) ialah salah satu film terbaik sepanjang masa, dengan plot sederhana, menjadi pionir dalam film-film bergenre olahraga selanjutnya. Rocky ialah People Hero, America Dream bagaimana kisah seorang medioker (pemula), berasal dari kehidupan kelas bawah yang semenjana dimana Tinju ialah satu-satunya pilihan hidup yang ia miliki. Awalnya Rocky merupakan sebuah sindiran rasis, bahwa atlit kulit putih sama baiknya dengan atlet kulit hitam (mengingat dominasi kulit hitam dalam cabang olahraga tinju di USA).

Bagaimana dengan Creed (2015)?

Creed (2015) nyaris bergerak dengan plot yang sama dengan film pertamanya, kenapa nyaris ? karena tidak sepenuhnya sama. Okeh, Adonis dan Rocky sama-sama mengawali karir tinjunya, namun dengan tujuan yang sangat-sangat berbeda.

Motivasi Adonis, berhasil menampar realita kehidupan di zaman sekarang, dengan kondisi Adonis yang berpendidikan, punya pekerjaan mapan, kaya dan bahkan baru diangkat jadi kepala cabang, namun hanya satu passion yang ada di hati dia, yang membuat dia rela meninggalkan semuanya yaitu TINJU.

Klise memang ? tapi coba kita pikirkan, berapa banyak orang di dunia ini bekerja di tempat yang tidak sesuai hati dan passionnya tanpa ada keberanian dan kesempatan untuk mencoba melakukan pekerjaan ataupun kegiatan yang sesuai hatinya. Apa salahnya mencoba ? andaikata kita gagal, tidak akan ada penyesalan di kemudian hari karena kita telah mencoba. Jika berhasil ? mungkin nikmatnya bisa 2 kali lipat dari biasanya.


Dengan cerita yang sebenarnya standar, Creed dihidupkan dengan penampilan luar biasa dari kedua pemeran utamanya Michael B. Jordan, menampilkan sosok anak muda yang energik, tempramen dan berkemauan tinggi. Paling spesial untuk sang Rocky Balboa, Stallone dengan jarak 40 tahun dari film pertamanya, menjadikan sebagai mentor yang sarat pengalaman bersahaja, setiap naskah yang diutarakan seperti nasehat dan petuah untuk anaknya. Berat sekali rasanya ketika di Oscar 2015, Stallone tidak mendapat oscar, tapi Stallone selalu ada di hati para penggemarnya.

Dengan kualitas akting para pemerannya, Creed menjelma menjadi film yang indah dipandang mata, dan bisa dikatakan sebagai sebuah penghargaan dari Saga Rocky sebelumnya, beberapa adegan ataupun scene disini sangat familiar, tapi dikemas dengan cara yang berbeda membangkitkan nostalgia dengan film klasik Rocky sebelumnya.

Overall, bagi saya Creed mengajarkan kepada para penggemar film dunia untuk kembali mengingat dan memberikan penghormatan untuk Seluruh Saga Rocky, bahwa Rocky ialah salah satu karakter film paling istimewa dan berpengaruh yang pernah ada.



Artikel Menarik Lainnya

0 komentar

Like us Facebook

Ikuti Saya