The Descendants (2011), Review dan Sinopsis

01.04

Matt King (diperankan oleh George Clooney), seorang pria yang hidupnya terlihat sempurna dengan pekerjaan yang mapan, harta warisan keluarga seluas 25000 hektare yang dikelolanya. Masalah pertama muncul saat tanah warisan tersebut disebut mendapatkan penawaran besar, keluarga King pun terbelah antara menjual atau mempertahankan tanah warisan tersebut. Masalah tanah belum selesai Matt harus menghadapi kenyataan bahwa istrinya Elizabeth (Patricia Hestie) mengalami kecelakaan kapal, yang membuatnya koma dan mengharuskan Matt mengambil alih peran mengasuh kedua putri mereka, Scottie (Amara Miller), dan anak tertuanya yang ternyata sangat susah diatur Alexandra (Shailene Woodley). Keadaan bertambah sulit ketika Matt mengetahui bahwa istrinya yang saat itu sedang koma, berselingkuh dengan pria lain.

IMDB Rating : 7.4 Metascore : 84/100 demammalam rating : B Genre : Comedy, Drama
Director : Alexander Payne, Writter : Alexander Payne, Nat Faxon, Jim Rush, Kaui Hart Hemings (novel)  Stars : George Clooney, Shailene Woodley, Amara Miller, Nick Krause  Country : USA  Language : English, Release Date : 9 Desember 2011, Filming Locations : USA (Hawaii) Runtime : 115 minutes.  Color : Color Oscar Wons : 1 (Best Writing, Adapted Screenplay) Golden Globes Wons : 2 (Best Performance by an Actor in a Motion Picture Drama – George Clooney), (Best Motion Picture – Drama)

Review...

The Descendants, menampilkan kisah yang tidak rumit, coba kita hitung ada berapa lusin film yang mengangkat tema keluarga yang tidak akur. Film ini menampilkan sesuatu formula yang berbeda dengan konflik komplek yang menguras emosi para penontonnya, seperti diawal kalimat kisah yang tidak rumit, tapi jadi sangat rumit jika anda mengalaminya.
 
Pemandangan pulau Hawaii, dan sekitarnya menambah indah scene demi scene di Film ini,
ini adalah salah satu scene ketika Matt King mengajak anaknya melihat tanah warisan luluhur seluas 25000 Hektare yang akan dijual atau dipertahakan oleh keluarga King.
Salah satu kekuatan film ini menurut saya terletak dari kemampuan sang writter and director, Alexander Payne. Payne menampilkan konflik-konflk yang tidak lebay dan mungkin saja bisa terjadi dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai jalan keluar, bahwa tidak ada kata terlambat dalam menyesali segala kesalahan yang pernah terjadi hanya perbedaan akibat saja yang terjadi ketika terlambat menyesali kesalahan lalu. The Descendants juga kaya akan dialog-dialog cerdas, dalam menyutradarainya Payne seperti tidak memisahkan suasana tragis dan lucu yang mendominasi film ini. 

Salah satu adegan tragis dan lucu, menurut saya ketika Matt King (George Clooney) langsung lari sprint beberapa blok ke tetangganya ketika Alexandra (Shailene Woodley) mengungkapkan fakta bahwa istri dan ibu yang mereka cintai telah berselingkuh dengan pria lain, lucu bagi kita yang menonton dan tragis bagi yang mengalaminya, mungkin ada yang mendapat adegan ini terlalu berlebihan tapi menurut saya malaha adegan ini memperlihatkan spontanitas yang umum terjadi pada manusia ketika mendengar kabar perselingkuhan, panik, kepala panas dan emosi tinggi.


George Clooney dan Shailene Woodley
Bicara para pemeran ada dua nama yang mendapatkan kredit poin khusus, pertama tentu saja aktor utama kita George Clooney, dan sang anak tertua dari Matt King, yang diperankan Shailene Woodley.  George Clooney siapa yang meragukan kualitas akting beliau, 1 Oscar dari 5 Nominasi, 4 Golden Globe (termasuk Cecil B. Demille Award), suara adorable penampilan flamboyan, namun di The Descendants, george menampilkan cerminan dari seorang ayah yang gagal membangun hubungan spesial dengan keluarganya, penampilan george santai tapi menampilkan sorot mata yang menampilkan kedalaman emosi yang disembunyikan. Adegan ketika George melampiaskan emosi haru birunya ke istrinya yang akan wafat, menjadi salah satu adegan terbaik dari film ini.

Shailene Woodley, aktris muda berbakat yang diberi karunia cantik luar biasa dan wajah yang sangat awet muda di seusianya, mampu menampilkan berbagai sisi kelabilan gadis remaja yang kurang sentuhan kasih sayang keluarga. Seorang gadis yang bermasalah, disisi lain peduli dengan keluarganya, dan disaat yang tepat mampu menjadi teman tukar pikiran atas kegalauan dari masalah yang dialami ayahnya, andai Shai lebih selektif dan lebih kerja keras lagi dalam memilih peran di film-film berikutnya mungkin kita akan melihat nama Shailene Woodley di nominasi Oscar atau Golden Globe.

Terlihat santai dan tidak ada yang istimewa dari kegiatan kelaurga King di scene diatas tapi
butuh pengorbanan besar agar kelaurga King mampu berkumpul dan lahir kembali menjadi satu keluarga

The Descendants bukan hanya seputar film tentang konflik keluarga dan cara bijak menyelesaikannya, tapi yang diutarakan di film ini adalah memaafkan, tidak hanya Matt King memaafkan perselingkuhan istrinya, tetapi juga memaafkan dirinya sendiri atas kesalahan dan kegagalannya sebagai lelaki.





Artikel Menarik Lainnya

0 komentar

Like us Facebook

Ikuti Saya