Scent of A Woman (1992), Review dan Sinopsis

22.27

IMDB Rating : 8.0 Metascore : 59/100
demam malam rating : B
Genre : Drama
Director : Martin Brest, Writter : Giovani Arpinno (Novel), Bo Goldman (Screenplay) Stars : Al Pacino, Chris O’Donell, Phillp Seymour Hoffman, James Rebhorn Language : English, Release Date : 8 January 1993 (USA), Runtime : 156 minutes.
Oscar Wons : 1 (Al Pacino - Best Actor in Leading Role)



Sinopsis :

Charlie Simms (Chris O’Donell) ialah seorang pelajar di salah satu sekolah ternama di Inggris. Saat long weekend Thanksgiving ia melakukan pekerjaan untuk menjadi penjaga seorang tentara bernama Frank Slade, yang saat itu ditinggal lburan oleh keluarganya. Frank Slade (diperankan oleh Al Pacino) ialah seorang pensiunan US Army dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel. Dia Buta, alkoholik, keras, dan terkadang menyebalkan dari sikap dan perkataan. Frank secara mendadak memutuskan untuk pergi ke New York, Charlie dengan terpaksa dan merasa punya beban menjaga Frank, memutuskan ikut. Dan selama perjalanan itu, Charlie mendapatkan pelajaran dan penyelesaian masalah yang dia miliki.


Review :

2.5 jam waktu yang anda habiskan untuk menyelesaikan film ini ? bosan ? ada sedikitlah, berbohong kalau tidak ada. Kalau boleh jujur, saya jarang sekali menonton film drama mungkin seminggu hanya 1 atau 2 yang saya tonton, tidak sesering film Thriller atau crime.

Phillp Seymour Hoffman dan Chriss O'Donell
Titik tolak cerita yang disajikan di film ini sangat mudah dicerna dan dipahami, tentang bagaimana seorang anak muda (katakanlah : remaja) dihadapkan pada situasi yang dilematis, apakah menjadi seorang pengadu dan mencari jalan aman yang ditawarkan atau mengambil cara lain yang lebih baik dan tidak merugikan siapapun. Sebuah pelajaran yang baik untuk saya, andaikata nanti saya pun menghadapi situasi yang mirip dengan Charlie Simms.



Scene Speech di Scent of A Woman, adalah satu scene
speech terbaik dalam Film di Abad ini
Sepanjang cerita film ini kita akan dibuat kesal, simpati, benci, marah atau apapunlah terhadap karakter Let.Kol Frank Slade, Al Pacino sangat-angat total sekali  memerankan karater ini, meski peran yang dia alami mengalami cacat fisik, Al tidak melihat sedikitpun kekakuan dalam aktingya,  Pidato panjangnya dia akhir cerita film ini akan terasa lekat bagi siapapun yang menonton Scent of a Woman.

Al Pacino punya karakter watak yang sangat kuat di setiap peran yang dilakoni, terbukti di Film ini dia diganjar oscar pertamanya setelah menempuh 7 nominasi sebelumnya. Meskipun sedikit janggal ketika melihat karakter beliau di nominasi-nominasi sebelumnya (berperan sebagai gangster, mafia, dan penjahat)

Pemeran Charlie Simms, si Chris O’Donell juga tampil baik dan layak diaprisasi andaikata beliau tidak tampil di film-film aneh dan tak berbobot (terutama Batman dan Robin, 1997) mungkin karirnya akan lebih baik dari sekarang. Oh ya, paling mengejutkan bagi saya ialah melihat Phillp Seymour Hoffman, sangat lucu melihat wajah muda beliau terutama ketika kita telah melihat banyak film beliau ketika sudah paruh baya.

Kesimpulan :

Scent of  Woman, hidup berkat kemampuan jenius sang aktor utama, ingat! Ini Scent of  Woman adalah film Remake dari Il buio e il miele (1972). Tanpa kemampuan jenius para aktor dan arahan sutradara yang baik, sulit membuat film remake menjadi berkesan. Tapi Scent of Woman berhasil membuktikan itu. Hoo.hah.

Artikel Menarik Lainnya

0 komentar

Like us Facebook

Ikuti Saya