Silver Linings Playbook (2012), Review dan Sinopsis

19.53

Entah gerangan apa yang membuat saya tanpa sengaja mendownload film ini, bukan karena saya membaca sinopsis lalu tertarik, juga bukan karena aktor utamanya ataupun karena meraih 8 nominasi Oscar 2013, praktis karena saya menyukai desain cover filmnya dan praktis jika bukan karena ada nama De Niro (salah satu aktor favorit saya) saya mungkin tidak akan pernah menonton film ini. Silver Linings Playbook (SLP) mengambil tema paling pasaran di muka bumi ini “Kisah Cinta” namun sang sutradara yang juga merangkap penulis skenario, David O Russel menyajikan dengan cara paling tidak pasaran penuh komedi kasar, para karakter yang punya gangguan “mental aneh”, dan kegetiran hidup didalamnya mampu menjadi daya tarik sendiri untuk sebuah film yang saya download tanpa melihat rating ataupun profil di IMDB.

Sutradara : David. O Russel
Penulis Naskah : David O. Russel, Matthew Quick (Novel)
Aktor dan Aktris : Bradley Cooper, Jennifer Lawrance, Robert De Niro, Jacki Weaver
Pemenang Oscar : Jennifer Lawrance (Artis Wanita Terbaik)
Sinopsis :
Setelah delapan bulan dirawat karena di diagonasa mengamali bipolar, Pat Jr (Bradley Cooper) kembali ke rumah kedua orang tuanya, Pat Sr (Robert De Niro) dan Dolores Solitano (Jacki Weaver). Rupanya, Nikki memutuskan untuk menjauhi Pat, bahkan minta pengadilan untuk memberikan larangan bagi Pat untuk mendekatinya. Pat pun berupaya hidup normal demi mendapatkan cinta mantan istrinya itu. Saat diundang makan malam oleh temannya, Ronnie, Pat bertemu dengan ipar Ronnie, Tiffany Maxwell (Jennifer Lawrence). Tiffany juga mengalami depresi karena kehilangan suaminya hingga ia mengacau di kantor dan kemudian dipecat. Keduanya saling tertarik, namun depresi dan gangguan jiwa yang mereka idap menjadi halangan. Apalagi Pat ternyata mencoba mendekati Tiffany agar mau menjadi jembatan baginya untuk kembali mendapatkan Nikki. Tiffany bersedia asalkan Pat mau menjadi pasangannya berdansa dalam sebuah lomba dansa. Hari demi hari pun dilalui dan keduanya menjadi semakin dekat.

Review Saya :

Ketika ajang bergengsi sekelas oscar rela memberikan nominasi untuk keempat kategori peran (aktor utama, aktor pendukung, aktris utama dan aktris pendukung) tentunya para pemeran tidak hanya melakukan pendalaman peran yang luar biasa tapi keterhubungan saling terikat dari mereka juga yang menciptakan suasana dari SLP semakin hidup dan ril. Jauh sebelum film ini , Saya hanya pernah menonton satu film yang diperankan Bradley Cooper yaitu The Hangover (saya pun lupa ceritanya apa), dan untuk memerankan karakter yang terkena gangguan mental (Bipolar) saya rasa Bradley tampil luar biasa karena tidak mudah memerankan karakter seperti itu, memerankan orang cacat mungkin lebih mudah tapi memerankan manusia mengidap bipolar menjiwai serta memberikan kesan yang pas untuk penonton itu yang paling susah. paling kocak dan saya ingat ketika di satu scene Pat melempar buku Ernest Hemingway dari jendela lantai 2 pada jam 4 pagi dan langsung melepaskan emosi tak jelas sambil membangunkan ayah dan ibunya dengan alasan hanya karena ending yang dibuat di buku tersebut terlalu menyakitkan karena mengkisahan tokoh utamanya mati.

Robert De Niro
Untuk De Niro rasanya tidak perlu diragukan lagi, belasan film sudah saya tonton dari mulai GodFather II (oscar pertama beliau) hingga Grudge Match (film super gag jelas bersama Slyvester Stallone, akibatnya mereka berdua mendapat nominasi Razzie awards), kualitas akting sangat natural dan mumpuni begitu juga ketika mendapatkan peran Pat Sr, yang dicerita berprofesi sebagai bandar taruhan american football, dan jika diperhatikan juga punya gangguan mental (sepertinya OCD, dilihat dari remote tivi hingga 3) dan emosi yang meledak-ledak sangat mencerminkan sikap seorang ayah yang tegas, bermotivasi dan sayang dengan keluarganya.

Jennifer Lawrance
Nah, setelah saya menonton film ini sebenarnya saya punya kredit khusus untuk dua pemeran utamanya wanitanya, Jennifer Lawrance berperan sebagai Tiffany Maxwell, seorang bipolar wanita cantik dan berambut hitam yang mulai tidak waras setelah suaminya meninggal dunia akibat fantasi seks liarnya mulai “menggauli seluruh teman kantornya” hingga akhirnya dipecat, J.Law sukses mencerminkan sosok wanita bocor, tomboy, bermulut sampah menciptakan kesan yang mungkin akan selalu diingat oleh para penontonnya, berkat perannya Jennifer Lawrance diganjar Oscar untuk kategori Pemeran Wanita Terbaik di Oscar 2013, dengan kondisi umur masih 22 tahun. Akhirnya setelah menonton film ini saya menonton berbagai film lain yang di perankan oleh Jennifer Lawrance,

Bradley Cooper, Jackie Weaver, De Niro
Selain Jennifer Lawrance, ada Jackie Weaver yang sukses menjadi ibu yang menjadi Idola semua anak dan idola semua suami dunia. Mencerminkan sosok kelembutan seorang ibu dan kehangatan seorang istri, mendapatkan peran yang berat saya pikir menjadi ibu dan istri dari para orang “tidak waras” dan menjadi sosok penengah antara ayah dan anak yang sering mengalami gejolak emosi yang luar biasa. Saya pikir sebagai salah satu film komedi cerdas dengan penuh kata-kata lepas dan bebas (dark-comedy), SLP menjadi salah satu film yang wajib anda tonton sebelum anda mati.

bagi yang belum menonton bisa download silver linings playbook disini

Artikel Menarik Lainnya

0 komentar

Like us Facebook

Ikuti Saya