Asem, Manis, Pahit KKN Part I

09.49

Bila anda merasa jenuh dengan pekerjaan anda ? bosan ? atau mulai merasakan kejemuan ? segeralah berhenti sejenak untuk mengambil langkah yang lebih besar... ituh kata motivator, yaitu manusia yang kerjanya memotivasi orang lain, sedangkan manusia yang kerjanya membuat ventilasi disebut ventilator, dan pertanyaannya apakah manusia yang suaranya mempunyai vibra yang dahsyat, kayak sammy alumni krispatih atau yang lainnya, layak disebut vibrator ??? asli gag penting kali yang dibahas neh...



#kembali fokus...
Intinya, selama beberapa bulan belakangan blog ganteng dan lumayan terkenal ini sudah hampir kurang lebih kurang, ditinggal berbulan-bulan oleh si empunya blog, apa sebabnya ? yah seperti kalimat pembuka dalam awal khutbah tadi (apa pulak neh ?), intinya pemilik blog sedang mengalami kemandulan eh.. kejemuan, dan terpengaruh oleh motivator tersebut dan akhirnya memutuskan berhenti sejenak dan hampir selamanya dari dunia tulis menulis yang saya cintai ini. Kesimpulan awal yang bisa kita ambil di pembuka khutbah singkat ini ialah jangan percaya kata motivator, percaya saja pada diri sendiri. (alhamdulilah yah sudah paham).

Saya kembali menulis lagi, dikarenakan beberapa sebab ? *apa tuh ? yah.. desakan dari orang-orang yang kagak sanggup beli buku humor, novel humur, dan nonton tivi tapi pengen ketawa dan akhirnya ada lebih puluhan email masuk, lusinan sms teror, salah satu isi sms.nya seperti ini

“bang, posting lagi tulisan lucunya donk, kalo dalam 1 minggu abang gag posting, saya tunggu abang di simpang” 
(sms ini diterima sebulan setangah yang lalu , saya juga penasaran ini siapa punya kerjaan ? tapi saya bisa tebak pasti yang ngirim sms bekerja di penyedia jasa transportasi seperti becak, andong, ojek karena biasa nongkong di simpang jalan, meskipun gag jelas dia nunggu dijalan mana). Okeh.. intinya saya kembali menulis dan menulis! (GAG PAKE TANYAK LAGI)

#kembali fokus...
Di awal perjumpaan kembali ini, ane akan menceritakan sepenggal kisah dari berpenggal-penggal kisah manis, pahit, asam dalam menjalankan kuliah kerja nyata 2011. Bagi yang gag tau apa itu Kuliah Kerja Nyata (disingkat KKN yah), akan ane jelaskan secara singkat dan nyata... menurut pemahaman ane dan pengertian resminya...

#pengertian resminya...

Kuliah Kerja Nyata :
merupakan suatu kegiatan intrakurikuler wajib yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dan pemberdayaan masyarakat.

#pengerian menurut ane...

Kuliah Kerja Nyata :
Merupakan suatu kegiatan intrakurikuler wajib yang membuat mahasiswa dengan kondisi kurang pemahaman terhadap ilmu kajiannya (jurusannya) menjadi terlihat bodoh dan tak berguna, menciptakan mahasiswa yang bermental budak (karena secara tidak sadar ataupun sadar telah dimanfaatkan oleh kepentingan oknum tertentu #pastiterjadi), dan menghabiskan banyak biaya dikarenakan mengelar kegiatan yang menguras kantong, terkadang tidak aplikatif dengan bidang ilmunya, dan bersifat ria.

Okeh, terima kasih bagi teman-teman yang masih tetap membaca, kita akan lanjutkan perjalanan kita, sebagai mahasiswa unand yang baik dan taat pada peraturan, akhirnya, saya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata, dan entah apa sebabnya... lokasi KKN saya terletak jauh sangat dari ibukota sumatera barat (sampai tulisan diturunkan, masih di Padang). Sulit, diungkapkan kegalauan hati saat itu, bimbang menerima keputusan akhirnya dengan berat sangat hati mencoba menerima undian nasib dari TIM KKN (disebut juga BPKKN).

Bagaimana tidak ? ane KKN di Nagari Padang XI Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan. (masih di Sumatera Barat sih), jarak tempuh normal sekitar 6 Jam perjalanan roda 4, dengan roda 2 bisa juga ditempuh 4 jam (dengan kecepatan rata’an 80km/jam), tapi jangan asal roda 2, jika anda menggunakan sepeda meskipun itu sepeda jenis fixie yang harganya bisa untuk jatah 3 bulan anak kost, saya gag bisa jamin anda bisa tiba kembali ke padang.

Namun bukan jarak yang menjadi masalah, bukan pula biaya yang menjadi kendala, tapi mendengar daerah pesisir cukup juga membuat hati cenat-cenut, (yah... ane rasa bagi yang tinggal diwilayah sumaetera barat sudah taulah).. bagaimana tidak ? dari mulai gosip ada yang mati sepulang kkn, dilamar ama anak gadis didaerah situh, kena racun/tuba, kena muntah darah, kena hujan karena gag pake payung (asli lagi-lagi gag penting), dengan segala macem pernyataan/ goda’an/ dan gosiip aneh yang membuat seluruh mahasiswa yang “ditakdirkan” mendapatkan lokasi KKN di Pesisir Berada dalam kondisi seperti makan buah simalakama, dimakan mati ayah, tidak dimakan mati ibu. Bahkan intervensi dan peringatan juka didapatkan dari teman-teman, keluarga terdekat. Contoh aja neh...

Kurnia Hidayat (teman Sekontrakan ane) reaksinya ketika mengetahui kabar ane dapat lokasi kkn di pesisir 
“ko hati-hati se lah put disana, jan makan sembarangan, jan kasar bana beko kalo mengecek ke urang, ang jan kareh bana, beko kalo sakit hati urang, mati ang diracun (terjemahan buka google transle aja yah).
(okeh, ane juga pahamlah gag mungkin aja ketika nyampe disana ane langsung maki-maki orang tanpa sebab, jangankan dipesisir, dimedan aja mungkin udah disoto ane kalo seperti itu, truz buat apa pulak ane makan sembarangan, gag mungkin ajalah ane makan agar-agar yang udah jatuh sembarangan #ternyata pemaknaan makan sembarangan kami berbeda)

Lain dayat, lain pula Ayah saya (bapak Pendi Ritonga), ketika mengetahui anak laki-laki satu-satunya dan juga tertua, akan KKN di nagari antah berantah tersebut...
“oh bang, ntar hati-hati disana, didaerah disituh bapak dengar banyak orangnya main racun, bapak dulu juga pernah waktu dinas di Madina (mandailing Natal), untuk menghindari orang niat jelek yang mau ngeracun kita, kalo bertamu ke rumah orang sana, gag pake sendal atau sepatu”
(okeh, lagi-lagi aneh, bos ane ketika di Madina disekitar awal 90’an, masih wajar ketika orang banyak yang tidak pake sendal, sekarang ? di Zaman modern ini ? gag pake sepatu ? yah diketawain orang, syukur kalo diketawain orang, ntar kalo ada yang punya inisiatif dan terharu, lalu buat gerakaan ALAS KAKI BUAT PUTRA, (kayak gerakan koin untuk prita), gmana ? apa gag malu ?)

Pokoknya segala macam wajengan yang ane peroleh sehingga ane pernah terbesit pikiran, andaikata seluruh nasehat, wajengan dan buah pikirian itu ditulisakan dalam bentuk gagasan maka akan bisa dicetak menjadi sebuah buku setebal 684 halaman yang bisa diberi judu
l
“CARA SELAMAT PERGI DAN PULANG KKN DI PESISIR SELATAN”

Atau yang lebih keren lagi mungkin..

“1000 Tips dan Nasehat Aman KKN di Pesisir Selatan”

Tedengar lebih marketable dari pada judul sebelumnya....


Dan bagaimana kisah selanjutnya ? apakah isdarmady syahputra akan tewas disana ? bagaimana kisah cintanya ? kenapa isdarmady susah buang air besar ?
Tunggu posting selanjutnya...

Wasssalam.

Artikel Menarik Lainnya

0 komentar

Like us Facebook

Ikuti Saya