Belajar Menghargai Perbedaan dari Tanaman

23.57

Tahukah teman – teman, pernakah kita sejenak merenung dan kemudian berpikir ? bagaimana anda mulai sebuah interaksi dengan manusia lain ataupun kelompok lainnya ? bila kita perhatikan secara lahiriah manusia cendrung akan mencari teman atau kelompok yang mempunyai kesamaan dengannya. Apapun perihal kesamaan tersebut (baik kesamaan beragama, suku, warna kulit, bahasa, hobby, pemikiran dll) lalu dengan terjadinya kegiatan “take and give” antar manusia dan individu/kelompok lainnya maka akan terbentuklah suatu interaksi kehidupan yag berkelanjutan dan kelak akan membentuk suatu kelompok mayoritas yang kuat.

Yang jadi permasalahan dengan kita hidup di NKRI ini, dimana ada 250 juta penduduk dengan 6 agama mayoritas, ± 500 suku bangsa, dan ± 300 bahasa daerah. Tentu akan sulit bagi kita membangun kelompok mayoritas (Negara) yang kuat andaikata perbedaan dan keberagaman ini menghambat terjadinya interaksi antar masyarakat mari kita coba belajar menghargai perbedaan dan keberagaman di NKRI ini. Bagaimana caranya ?


Sebelum bicara mengenai hal tersebut, saya ambil perkataan Allah swt dalam Al-Qur’an, yaitu

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Al-Hujuraat,13)

Nah, seperti yang kita lihat bahwa Allah swt menciptakan kita bersuku-suku dan berbangsa-bangsa adalah agar kita sesama manusia bisa saling kenal – mengenal, tak dapat kita bayangkan andaikata Allah menciptakan kita secara homogen (sama), maka untuk mengenal diri kita sendiri mungkin sulit, dan untuk itulah Allah menciptakan kita dengan berbagai macam perbedaan, agar kita dapat saling mengenali satu sama lain.


Bagaimana Belajar Menghargai Perbedaan ??

Kita tentu sepakat bahwa perbedaan dan keberagaman adalah rahmat yang tak ternilai dari Allah swt. Bila saya berpendapat, belajar menghargai perbedaan dengan kita belajar saling memberi dan mengenal tanpa pamrih dan mengkotak-kotakan manusia. Dengan saling memberi, maka kita akan belajar untuk saling menghargai.

Saya ambil sebuah contoh, coba kita lihat tanaman/tumbuhan yang merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah swt yang banyak berperan dalam kehidupan manusia, diantaranya kayu, buah dan bahkan oksigen yang kita hirup. Pernah terbesitkah dari kita andai kata saja, tumbuhan tersebut hanya memberikan buah, kayu atau oksigen kepada agama tertentu, suku tertentu, dan warna kulit tertentu.

Andaikata tumbuhan bisa seperti itu, bisa saja karena saya yang menanam pohon bersuku batak, maka pohon yang saya tanam tidak mau memberikan oksigennya kepada suku jawa, atau yang lain. Namun nyatanya Allah tidak menciptakan tumbuhan seperti itu, pohon – pohon tersebut tetap memberikan oksigennya pada siapapun tanpa mengkotak-kotakan manusia.

Seharusnya kita bisa belajar, dari ciptaan Allah tersebut, tumbuhan saja bisa. Mengapa manusia tidak bisa ??

Teman – teman,,,,,, ingat semboyan NKRI “Bhinneka Tunggal Ika” biarpun kita berbeda tapi tetap satu.

Dan perlu kita ingat.. bahwa dibalik keberagaman dan perbedaan di Negara Indonesia tercinta ini, ternyata kita mempunyai kesamaan yang akan membuat interaksi berlangsung lalu membuat kelompok mayoritas yang kuat, yaitu :

Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

Masih ingat sepenggal kalimat diatas, yaitu sumpah pemuda tahun 1928, menunjukan kita punya 3 kesamaan!.


Dan pesan saya terakhir,,, saya kutip sepenggal syair lagu SID :

Ayo bangun dunia di dalam perbedaan
Jika satu tetap kuat kita bersinar
Harus percaya tak ada yang sempurna
Dan dunia kembali tertawa

Sekian. Terima kasih


Artikel Menarik Lainnya

18 komentar

  1. mantep sob, biarpun kita berbeda tp harus tetep bhineka tunggal ika. perbedaan bukan alasan tuk perpecahan tp kita jadi beragam n kaya akan hal itu ^_^

    BalasHapus
  2. y sama lah bhineka tunggal ika . . .

    jadikan perbedaan itu suatu kekayaan yang tak ternilai

    BalasHapus
  3. Yahud benar nich Postingannya ...
    Menggugah hati tuk lebih patriotis dan lebih menerima perbedaan diantara para makhluk Tuhan, sesama teman, serta sesama bangsa yang beranekaragam di Indonesia ini, khususnya sesama para Sobat Blogger yang beraneka ragam backgroundnya.
    Mantap Sob, keep go on and always successful !

    BalasHapus
  4. haha,,klo dibaca baca,,jadi ingetna bhineka tunggal ika,,nice post

    BalasHapus
  5. bhini-nya Iko tunggal-e Ika
    gludak--gludak....

    mantef nih artikelnya, mang bener boss kapan kita liat beda, maka sering kali ada kebanggaan masing-masing RAS. Padahal sebenarnya kita semua sama di hadapan SANG PENCIPTA

    BalasHapus
  6. ya saya setuju dengan semua ini.........TETAP SEMANGAT!

    BalasHapus
  7. semua warga Indonesia perlu tahu nih....

    BalasHapus
  8. Sepakat! perbedaan harusnya bukan untuk dipermasalahkan. Diciptakan beda karena perlu untuk saling melengkapi..:)

    BalasHapus
  9. perbedaan itu keindahan...

    BalasHapus
  10. menyinggung masalah mengenal, dalam bahasa inggris disebut sebagai identifying yaitu proses yang meliputi pendifinisian/defining , jadi di dalamnya berusaha menggali sebanyak mungkin informasi yang berkenaan/berhubungan dengan suatu kaum dll yang tentunya meliputi banyak aspek dari mulai yang sederhana sampai yang kompleks, pengenalan ini dapat dijelaskan juga secara khusus atau umum meliputi berbagai bidang, misal budaya,watak, dll yang didalamnya ada yang negatif dan positif, nah yang positiflah yang bisa kita tiru dari mereka, wallahualam.....

    BalasHapus
  11. bersama untuk membangun sesuatu...
    perbedaan adalah rahmat

    BalasHapus
  12. klo ngomongin perbedaan tuh emank bener justru perbedaan yg menyatukan kita...contoh paling mudah tuh ,, pria udah disediakan pasangan hidupnya yaitu wanita...nah dari beda jadi satu

    BalasHapus
  13. kalo diomongin emang ga ada abis2nya
    coba kalo pemerintah kita bikin prototype kampung bineka trus ksh penghargaan
    dan semua yg sifatnya memberi penghargaan kpb keragaaman harus diapresiasi pemerintah
    pasti masyarakat adem

    BalasHapus
  14. Indonesia dgn ragam budaya dan kehidupan pluralisme memang harus di jaga. artikel menarik sobat...
    keep spirit, stay cool. Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

    BalasHapus

  15. kita seharusnya malah bersyukur karena adanya perbedaan. kita jadi tahu arti menghargai.
    tanpa perbedaan "dunia g akan jalan".

    seperti yang dibilang azzalea diatas: jika manusia laki2 mua. dunia serasa hampa. g jalan.

    jika dunia semua orang kaya raya. g akan yang mau ngambil sampah di tempat sampah maksudnya (jadi pemulung).

    jika dunia ini rata. airpun g akan mengalir dari tinggi ke rendah. maka dari itu. hargai perbedaan. karena itu adalah "ANUGERAH".

    salam.

    f.uf.u

    BalasHapus
  16. Iya, sutuju dengan apa yang ditulis Anak Wisma. Berbeda itu indah, katanya. Tapi bener, kalau ngga ada perbedaan apa yng bisa kita harapkan. Kita pengin pinter karena melihat orang lain pinter, kita pengin kaya karena kita melihat orang kaya lebih enak dari orang miskin (mungkin). Bener kan??



    >>My LINK

    BalasHapus
  17. artikel bagus nih, makasih sharingnya. perbedaan untuk mendewasakan kita.

    selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan bathin.

    BalasHapus

Like us Facebook

Ikuti Saya