Ada apa di 21 April ????

10.00

wak, tanggal 21 april ada apa ???? sebenarnya gue juga baru ingat setelah denger radio kalo hari ini termasuk hari bersejarah bagi indonesia yaitu wafatnya pejuang emansipasi wanita di indonesia yaitu ibu Raden Ayu Kartini, kadang disebut Raden Ajeng Kartini, beliau juga disebut sebagai pelopor kebangkitan para perempuan di indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak. ada yang aneh bagi gue, kalo gue baca cerita hidupnya, sebenarnya yang beliau perjuangkan adalah hak perempuan Jawa dikungkung oleh adat, seperti tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu.



nah, sebenarnya dari dulu gue bingung, mengapa kita mempeingati hari kartini ??? kan kita sudah punya hari ibu ???? dan kan masih banyak pahlawan wanita indonesia yang lain...

ternyata bukan gue aja yang sedikit bingung, gue mengutip kontroversi penetapan wikipedia tentang penetapan hari kartini

Kontroversi Hari Kartini

Ada kalangan yang meragukan kebenaran surat-surat Kartini. Ada dugaan J.H. Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan saat itu, merekayasa surat-surat Kartini. Kecurigaan ini timbul karena memang buku Kartini terbit saat pemerintahan kolonial Belanda menjalankan politik etis di Hindia Belanda, dan Abendanon termasuk yang berkepentingan dan mendukung politik etis. Hingga saat ini pun sebagian besar naskah asli surat tak diketahui keberadaannya. Menurut almarhum Sulastin Sutrisno, jejak keturunan J.H. Abendanon pun sukar untuk dilacak Pemerintah Belanda.

Penetapan tanggal kelahiran Kartini sebagai hari besar juga agak diperdebatkan. Pihak yang tidak begitu menyetujui, mengusulkan agar tidak hanya merayakan Hari Kartini saja, namun merayakannya sekaligus dengan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember. Alasan mereka adalah agar tidak pilih kasih dengan pahlawan-pahlawan wanita Indonesia lainnya, karena masih ada pahlawan wanita lain yang tidak kalah hebat dengan Kartini. Menurut mereka, wilayah perjuangan Kartini itu hanyalah di Jepara dan Rembang saja, Kartini juga tidak pernah memanggul senjata melawan penjajah. Dan berbagai alasan lainnya.

Sedangkan mereka yang pro malah mengatakan Kartini tidak hanya seorang tokoh emansipasi wanita yang mengangkat derajat kaum wanita Indonesia saja, melainkan adalah tokoh nasional artinya, dengan ide dan gagasan pembaruannya tersebut dia telah berjuang untuk kepentingan bangsanya. Cara pikirnya sudah melingkupi perjuangan nasional.


nah, terlepas kontroversi diatas, gue sudah terlanjur menganggap beliau berperan sebagai mengangkat derajat kaum indonesia untuk mendapatkan pendidikan dan kebebasan mengeluarkan pendapat. gue ngak bisa bayangin kalo seandainya perempuan indonesia masih seperti zaman beliau, yaitu tidak mendapat pendidikan dan tidak bisa berbicara (bukan bisu yah). nah, bagaimana dengan wanita zaman sekarang setelah emansipasi ???

sebagai lelaki, tentu sudah kodratnya untuk berinteraksi dengan wanita, melihat wanita sekarang gue sangat - sangat miris, apa-apa yang dilakukannya bila sedikit janggal, seperti : kerja samapai larut malam, atau lainya. selalu beralasan "ini zamannya emanipasi wanita, mank laki-laki aja yang bisa, kami juga bisa" begitu juka dengan cara pakaian yang semakin lama tambah seronok, juga alasannya emansipasi, namun jika perempuan gue suruh benerin genteng atau benerin pipa bocor, dengan alasan emansipasi, mereka pasti nolak dengan alasan "kok nyuruh perempuan sih, kami kan lemah, percuma ada laki-laki" hohohoho, saat itu emansipasi tidak berlaku lagi....

paragraf terakhir gue becanda aja wak, jgn dianggap serius.. jangan marah yah.... hohohooho

dan untuk terakhir gue mau ucapin

SELAMAT MEMPERINGATI HARI KARTINI, SEMOGA DAPAT MENGAMALKAN DAN MENGAPLIKASIKAN APA YANG ADA DI PIKIRANNYA


Artikel Menarik Lainnya

2 komentar

Like us Facebook

Ikuti Saya